•December 12, 2007 •
Leave a Comment
Saat terindah saat bersamamu
Begitu lelapnya aku pun terbuai
Sebenarnya aku t’lah berharap
Ku kan memiliki dirimu selamanya
Segenap hatiku luluh lantak
Mengiringi dukaku yang kehilangan dirimu
Sungguh ‘ku tak mampu ‘tuk meredah kepedihan hatiku
Untuk merelakan kepergianmu
Ingin ‘ku yakini cinta ‘ta kan berakhir
Namun takdir menuliskan kita harus berakhir
Segenap hatiku luluh lantak
Mengiringi dukaku yang kehilangan dirimu
Sungguh ‘ku tak mampu ‘tuk meredah kepedihan hatiku
Untuk merelakan kepergianmu
Owhh…owhh…
Ku tak sanggup merelakanmu..
Owhh…owhh…owhh..
Segenap hatiku luluh lantak
Mengiringi dukaku yang kehilangan dirimu
Sungguh ‘ku tak mampu ;tuk meredah kepedihan hatiku
(by samsons)
Posted in nGaMuzigH
•December 12, 2007 •
2 Comments
Wadooh…. sampai hari ini tanganku kok masih pegel ya…? masih berasa imbas main bola gelinding. Beberapa hari yang lalu aku main bola gelinding bersama salah satu sobat pelipur lara (kelik kalee..).Beruntung juga nemu ´tu orang yang agak2 extraordinary (kayak gw..hihi). Sedikit cerita tentang sobatku ini, dia mendekam di luar Jakarta. Sepertinya dia berotot baja, karena gak pernah ngerasa lesu, letih dan lemah, pokoknya kagak ada matinya dah….
Kalaw ketemu dia, belum juga kita ngomong… udah ngakak duluan, kadang2 gw mikir… gw yang sinting apa dia yang miring? Mungkin juga kita berdua sama2 sinting… kikikik.
Selagi bermain bola gelinding…
Kuangkat tanganku sekuat tenaga, lalu kugelindingkan bola agar bisa merobohkan pin-pin yang kuanggap sebagai orang2 yang membuatku sesak nafas (padahal aku tidak asma… apa sih?). Puuuaaasss rasanya bisa merobohkannya, walaupun sering juga meleset, maklumlah amatiran…
Backsound lagu-lagu Jon Bon Jovi menambah semangat 45-ku jadi 72. Sambil berolah raga, tidak lupa kitapun bernyanyi dan juga cekakak cekikik. Beratnya bola tidak lagi terasa karena asiknya. Gak berasa… udah sore. Lumayan lelah, padahal kita masih punya next programs (gaya…) yang kudu dilakukan hari itu. Lalu kita ngaso dulu, makan sambil chit-chat (keselek deh), trus kita sightseeing… beli jam tangan (lho kok?). Horee.. punya jam baru…
Kitapun meneruskan petualangan ke tempat bernyanyi. Disana kita melampiaskan emosi jiwa (hayah…), bernyanyi sesuka hati dengan volume maximum dan nada dasar yang selalu minor, mungkin kalaw penyanyi aslinya denger… bisa nangis sambil garuk2 aspal…
Macam-macam lagu kita nyanyiin, dari mulai lagu mellow sampai yang jejingkrakan, tapi dengan satu tema: `periiih…` (kikikik). Yang paling mantab nyanyiin `luluh by samsons`. Gak bosen2nya kita nyanyiin lagu itu, mungkin karena lagi gak enak hati (saaah..). Pokoknya theme song kita saat itu, ‘luluh by samsons’ (kekekek).
Wah… udah malem ternyata, kudu balik ke kandang masing2 deh. Ya sudah, kita pulang, eh.. tapi mampir dulu dink, ke tukang jualan cd bajakan.
Agh senangnya… semua emosi jiwa (yana julio) bisa dilampiaskan…
Dan kita berencana untuk melakukan petualangan ini regularly (gaya…). Hayooo… siapa yang mau joint with us? Mumpung membernya baru 2 orang neh… hihi.
Begitulah petualangan dua perempuan yang saat itu hatinya sedang luluh lantak (xixixixi).
„Segenap hatiku luluh lantak mengiringi dukaku, yang kehilangan dirimu….“
Posted in nGacaFruGh
•December 9, 2007 •
Leave a Comment
Kuambil gitar dan mulai kumainkan
Lagu lama yang biasa kita nyanyikan
Tapi tak sepatah kata yang bisa terucap
Hanya ingatan yang ada di kepala
Hari berganti angin tetap berhembus
Cuaca berubah daun-daun tetap tumbuh
Kata hatikupun tak pernah berubah
Berjalan dengan apa adanya
Di malam yang dingin dan gelap sepi
Benakku melayang pada kisah kita
Terlalu manis untuk dilupakan
Kenangan yang indah bersamamu tinggalah mimpi
Terlalu manis untuk dilupakan
Kalau memang kita tak saling takkan terjadi diantara kita
(by slank)
Posted in nGaMuzigH
•December 9, 2007 •
Leave a Comment
Kenangan itu menyeruak kembali.
Sebenarnya aku telah menyimpannya dan menguncinya rapat2 dalam peti baja.
Sebenarnya aku tidak ingin membuka peti itu kembali.
Sebenarnya aku tidak ingin mengingat ingat isi peti itu kembali.
Tapi entah mengapa, saat itu ada dorongan yang kuat dari dirinya untuk membukanya kembali.
Sepertinya dia tidak berniat untuk melupakan isi peti itu.
Sepertinya dia tidak berusaha untuk melupakan isi peti itu.
Sepertinya dia senang mengiat ingat isi peti itu.
Memang, terlalu manis untuk dilupakan…, hayah…!
“Terlalu manis untuk dilupakan, kenangan yang indah bersamamu tinggalah mimpi…”
Posted in nGacaFruGh
•December 9, 2007 •
Leave a Comment
Dia selalu menemaniku disaat aku senang
Dia selalu menemaniku disaat aku sedih
Dia selalu menemaniku disaat aku hampa
Dia selalu menemaniku disaat aku kesepian
Bahkan terkadang menemaniku sampai tertidur pulas
Aku sangat menyayanginya
Aku sangat menjaganya
Tidak sembarangan orang, boleh menyentuhnya
Dia tidak bisa berinteraksi, tapi bisa mempermainkan perasaanku… menjadi lebih baik atau sebaliknya…
Oo siapa dia? (kuis jadul… hehe)
Posted in nGacaFruGh